Minggu, 10 Agustus 2014

Hati Tak Bertuan

Kau tau ? jika tulisan ini benar benar sampai padamu aku akan sangat bersyukur . Tapi aku juga takut kehilangan kamu saat kamu baca tulisanku ini . takdir tuhan aku bertemu kamu dan suatu hari nanti berpisah . Jujur . tak ada yg aku harapkan dari sebuah pertemuan awal kita di media sosial 3 tahun silam . Kamu yg menurutku cuek dan aku yg begitu polos sangat ingin tau bagaimana sifat aslimu. Kuakui aku muka tembok . Sepertinya kau sudah mulai muak dengan celotehanku. Tapi lama kelamaan kita memiliki satu visi dan misi yg sama, satu pembicaraan yg sama. Aku bahagia bisa menemukan orang seperti kamu ... orang yg selalu bisa menghibur aku dan mendengarkan semua ceritaku yg sepertinya menurutmu tak penting.Akhrinya kita bertemu . sejak terlalu lama kita ber – pesan singkat. Aku yg selalu membayangkan wajahmu dan bergumam dalam hati akan seperti apa nanti jika benar bertemu denganmu sekarang terwujud. Awalnya kukira akan sangat membosankan,aku takut kamu pergi ketika tau aku yg “sebenarnya” . Tapi.. diluar dugaan kita berdua makin akrab . pertemuan kedua ketigapun terjadi . Ini takdir tuhan “mungkin” yg mempertemukan aku dengan kamu, manusia yang sedikit membuat aku over bahagia . Kamu banyak berpengaruh dalam hidupku . Aku jadi sering tersenyum , banyak bercanda dengan teman2. Aku tak tau bahagimana perubahaan hidupmu setelah ada aku. Ah masa bodo yang jelas aku merasakan yang bahagia seperti ini saja sudah bersyukur. Apa yg kau rasakan jika bertemu orang di sosial media kemudian berkenalan bertemu dan sekarang sangat dekat denganmu ? pikir sendiri rasanya . Tulisanku tak cukup muat mengambarkannya.
Itu..... hal yg bahagianya. Aku kadang suka setengah gila menunggu pesan singkatmu. Yang kadang hanya kotak kecil warna biru yg terlihat, terlebih kalau sedang “SILANG” aku makin uring-uringan. Pernah satu saat sedang membicarakan sesuatu tiba tiba saja tanda menyebalkan itu muncul, aku takut sekaligus kesal. Takut karena aku takut kehilangan sosok kamu yang mulai mengisi ruang kosong di kehidupanku walaupun hanya sebuah pesan singkat tapi bagaikan harta karun yg akan sangat kau senang bila mendapatkannya, takut kamu pergi menghindar karena aku terlalu bawel membahas masalah ini dan itu ... aku juga kesal kenapa kamu selalu pergi tanpa meminta izin. Meminta izin ? memangnya aku ini siapa kamu ? sudah kenal dan prenah bertemu saja sudah bagus. Kadang aku emamng tak tau diri seperti memiliki seseorang yg hanya milikku tapi aku tak sadar kamu hanya sebatas “Teman Pena” ku saja. Pernah aku tanyakan padamu kan? Mengapa menghilang. “aku tak benci padamu .. aku senang bisa berteman dengan siapa saja . jangan takut marah,, aku akan balas kalo moodku sedang baik dan kamu asik baik dan selalu membuat aku tertawa ketika melihat pesanmu . Aku senang mengenalmu” melihat pesanmu aku selalu tenang.  Jika sedang netgative thinking aku pernah ingat kamu pernah bilang padaku “aku agak malas balas pesan dari dia ... “ aku berfikir apakah kamu akan mengucapkan hal yg sama ketika kamu sedang bosan dengan percakapan kita ?. Jangan bilang kita selalu akur . pernah aku dan kamu bertengkar hebat tapi selalu aku yang mengalah karena alsanku tadi “aku berlum pernah menemukan orang seperti kamu dan aku tak mau kehilangan kamu untuk selamanya”. Dan lagi – lagi aku yang mengalah dan minta maaf .  Yasudah .. inilah cinta , Andai kamu jadi milkku aku akan sangat bersyukur pada Tuhan dan ini sudah cukup buatku . Namun selama kamu masih disini , dikehidupanku aku masih tetap beryukur dan tetap mempertahankanmu . Insyaallah.... (Jika ALLAH Mengizinkan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar